Inilah Gadis Dengan Rekor Mahar Termahal Di Dunia

Saturday, May 13, 2017
Dapatkan: Game Kuis Sirah Sahabah

Uji wawasanmu seputar biografi sahabat-sahabat Rasul dengan game trivia ini

Download

Foto: http://kubicki.me
Berbicara soal mahal maka kita dapati bahwa setiap daerah dengan berbagai macam suku tertentu menerapkan standar mahar yang berbeda. Dari yang paling murah hingga standarisasi mahar tinggi.

Syarat utama bagi seorang laki-laki agar bisa menikahi wanita adalah menyiapkan maharnya, dan mahar adalah haknya seorang wanita. Setiap wanita berhak meminta mahar apapun kepada calon suaminya, jika sang calon suami tak mampu memenuhinya maka hilanglah kesempatan laki-laki tersebut untuk bisa mempersunting si wanita untuk menjadi istrinya.

Mahar atau mas kawin adalah harta yang diberikan oleh pihak mempelai laki-laki (atau keluarganya) kepada mempelai perempuan (atau keluarga dari mempelai perempuan) pada saat pernikahan. Istilah yang sama pula digunakan sebaliknya bila pemberi mahar adalah pihak keluarga atau mempelai perempuan. Secara antropologi, mahar seringkali dijelaskan sebagai bentuk lain dari transaksi jual beli sebagai kompensasi atas kerugian yang diderita pihak keluarga perempuan karena kehilangan beberapa faktor pendukung dalam keluarga seperti kehilangan tenaga kerja, dan berkurangnya tingkat fertilitas dalam kelompok.

Namun, siapakah gadis yang menerima mahar termahal di dunia?. Akhir-akhir ini sedang heboh pemberitaan seorang gadis asal Jeneponto, Sulsel. Jika dihitung-hitung, maka mahar yang diterima oleh gadis ini tidak tanggung-tanggung. Bayangkan, ia mendapatkan uang panai (mahar) senilai Rp 1 miliar, plus 1 unit rumah mewah, 1 unit mobil alphard, dan emas 3 kilogram lengkap dengan berlian. Ada juga beras sebanyak satu ton.

Waw, totalnya bisa dikalkulasikan mencapai 2 milliar. Gadis yang bernama Kurnia Amalia Hambali ini beruntung karena dipersunting oleh Anjas Malik, SH. Gadis ini seorang dokter muda dan cantik yang baru lulus di Universitas Muhammadiyah Makassar, dan mempelai pria merupakan anak pengusaha hasil bumi di Kabupaten Jeneponto.

Gimana, ngiler ya? tapi tahan dulu. Ini belum seberapa, sejatinya pemengang mahar termahal didunia adalah Ummu Sulaim.

Dari buku Tokoh-Tokoh Besar Islam Sepanjang Sejarah tulisan Syaikh Muhammad Sa'id Mursi yang saya kutip. Ummu Sulaim merupakan salah satu yang masuk dalam daftar sahabat wanita. Merupakan salah satu dari orang-orang yang awal masuk Islam dari kaum Anshar.

‘Ummu Sulaim terkenal dengan kebaikan hatinya, kemuliaannya dalam menjaga kehormatan serta keteguhannya dalam mendidik dan membesarkan anaknya Anas bin Malik sepeninggal Malik. Hingga suatu ketika pesona kebaikan ‘Ummu Sulaim membuat tertarik hati seorang laki-laki hartawan Abu Thalhah namanya. Abu Thalhahpun datang menemui ‘Ummu Sulaim menyampaikan maksud hatinya untuk memperistri ‘Ummu Sulaim, tak lupa juga dengan harta berlimpah yang dia miliki untuk menakhlukkan hati ibundanya Anas bin Malik ini.

Menanggapi kedatangan Abu Thalhah dengan mahar termahal dan terbaik yang dimilikinya Ummu Sulaim berkata ” Sungguh tak pantas bagiku menikah dengan seorang musyrik. Apakah engkau tahu wahai Abu Thalhah, sesungguhnya tuhan-tuhanmu dibuat oleh seorang budak dari keluarga si fulan. Tahukah engkau bahwa tubuh tuhan-tuhanmu itu akan terbakar bila kalian membakarnya dengan api”.

Mendapati jawaban sedemikian rupa terkejutlah Abu Thalhah, tak disangka olehnya kalau mahar terbaik yang dibawanya akan ditolak mentah oleh wanita yang sangat dicintainya. Tak menyerah dengan penolakan pertama akhirnya Abu Thalhah mencoba datang kembali dengan mahar yang lebih banyak, lebih mewah, lebih istimewa serta janji-janji yang lebih menggiurkan agar mampu meluluhkan hati ‘Ummu Sulaim dan menerima lamarannya.

Dan, ternyata cinta Abu Thalhah masih bertepuk sebelah tangan lamarannya ditolak lagi untuk yang kedua kalinya sembari berkata, “Sebenarnya laki-laki sepertimu tidak patut ditolak, wahai Abu Thalhah. Akan tetapi engkau adalah laki-laki kafir dan aku wanita muslimah. Tidak layak bagiku menikah denganmu.” 

Abu Thalhah bertanya, “Lantas apa keinginanmu?
‘Ummu Sulaim balik bertanya, “Apa keinginanku ?
Abu Thalhah bertanya, “Yang kuning (emas) atau yang putih (perak) ?
‘Ummu Sulaim berkata lagi “Aku tidak menginginkan emas atau perak, yang kuinginkan adalah keislamanmu” 
Abu Thalhah bertanya, “Pada siapa aku mendapatkan itu.”
‘Ummu Sulaim menjawab, “Engkau bisa mendapatkannya dari Rasulullah SAW.” Maka segeralah Abu Thalhah menemui Rasulullah untuk berislam. Setelah berislam barulah dia bisa menikahi ‘Ummu Sulaim, Islam adalah mahar pernikahannya.

‘Ummu Sulaim mengajarkan pada banyak wanita hingga akhir zaman agar tak mudah silau oleh indahnya rupa dan banyaknya harta dan tak mudah terpedaya oleh bujuk rayu dan kuatnya cinta. Kemuliaan agama haruslah tetap menjadi hal utama dan pertama.

Jadi gimana girls? apa ada rencana berburu turis bulek supaya jadi seperti 'Ummu Sulaim? haahahah. Tidak harus begitu juga, dengan mahar yang sederhana sebenarnya udah luar biasa itu. 'Ummu Sulaim aja tidak mempermasalahkan jumlah harta maharnya. Jika Ummu Sulaim mau maka mahar yang melimpah dan mewah dari Abu Talhah akan didapatinya. Oke saya gak provokasi ya! #turunkanmahar!!

Anyway, postingan ini pendek aja ya. Karena juga lagi kurang fit dan sebab minggu ini baru ada satu postingan buat para pengunjung setia. And thanks buat dua minggu ini sudah mencapai 1300an lebih penayangan. Jangan lupa kunjung juga ke lapak Tees.co.id saya, mana tahu ada kaos desainan saya yang minat. Jangn lupa juga difoto dan upload serta mention @zulfanafdhilla.

2 comments:

  1. banyak sekali hikmah yang bisa diambil,tapi yang terpenting mahar atau mas kawin kecil atau gede yang penting bisa bermanfaat bagi si perempuan/istri. ^_^

    ReplyDelete

Powered by Blogger.