Latest News
Wednesday, 11 May 2016

Raja Saudi Mendanai Kampanye PM Israel Netahyahu Sebesar 80 Juta Dollar Ternyata HOAX

Laporan : Arab Saudi ...... (mahdi-news.com [situs Syi'ah])
Jika anda aktif di dunia maya maka anda tentu melihat berita yang baru-baru ini heboh yang mencatut nama Raja Salman bin Abdul Aziz. Media Pemerintah Iran Press TV, melansir laporan Raja Arab Saudi; Salman bin Abdulaziz, menyumbang USD80 juta untuk kampanye Benjamin Netanyahu menjadi Perdana Menteri Israel tahun 2015. Laporan itu bahkan diklaim bersumber dari data “Panama Papers”.

Apa itu Panama Papers? Panama Papers (terjemahan bebas: Dokumen Panama) adalah kumpulan 11,5 juta dokumen rahasia yang dibuat oleh penyedia jasa perusahaan asal Panama, Mossack Fonseca. Dokumen ini berisi informasi rinci mengenai lebih dari 214.000 perusahaan luar negeri, termasuk identitas pemegang saham dan direkturnya.

Berita ini kemudian terus menyebar ke Indonesia. Dari situs-situs berita mainstream, situs syiah bahkan situs-situs Islam abal-abalan pun ikut menyebarkan. Beberapa media  Indonesia juga ikut melansir laporan itu. Namun, Sindonews, pada Selasa (10/5/2016) menelusuri laporan itu dan ternyata hanya laporan palsu alias hoax. Kebanyakan yang menyebarkan berita ini adalah situs-situs yang memiliki ideologi membenci kerajaan Saudi. Sebagian netizen yang memiliki ideologi anti-Saudi pun giat menyebarkan ke dinding-dinding facebook sehingga kabar bodoh ini kian menyebar.

Laporan beberapa media Iran itu berjudul “Leaked: Saudi King financed Netanyahu’s 2015 election bid”, yang artinya; “Raja Saudi mendanai Netanyahu dalam Pemilu 2015." Baca beritanya disini.

Laporan yang salah satunya dipublikasikan situs middleeastobserver.org, Al Masdar News, dan beberapa situs lainnya tertulis bahwa pemimpin oposisi Israel; Isaac Herzog, mengatakan bahwa pendanaan Raja Saudi didokumentasikan dalam "Panama Papers."

Tapi, kantor Herzog, membantah telah menjadi narasumber dan membuat klaim seperti itu. Bantahan, dia sampaikan kepada media Yerusalem, Breitbart.

Kutipan Herzog dalam laporan palsu yang diklaim didokumentasikan di “Panama Papers” itu antara lain berbunyi; ”Pada bulan Maret 2015, Raja Salman telah mendepositkan 80 juta dolar (AS) untuk mendukung kampanye Netanyahu melalui pria Suriah-Spanyol bernama Mohamed Eyad Kayali.

Uang itu disetorkan ke rekening perusahaan di Kepulauan Virgin Inggris yang dimiliki oleh Teddy Sagi, seorang miliarder dan pengusaha Israel, yang telah mengalokasikan uang untuk mendanai kampanye  Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu,” lanjut kutipan Herzog yang ramai dirilis sejumlah media.

Sindonews mencoba mencari nama Mohamed Eyad Kayali di database “Panama Papers” yang disediakan yakni di situs offhoreleaks.icij.org/nodes/13002872. Hasilnya, nama Kayali tidak ditemukan.

Jurnalis senior Israel, Yossi Melman, yang penasaran dengan laporan itu juga meyakini bahwa laporan tersebut hoax, setelah tidak menemukan nama-nama penyalur dana itu di data “Panama Papers”.

Melman melalui akun Twitter-nya menuliskan indikasi laporan palsu itu.” I found nothing on the nonsense linking Netanyau to Saudi king. Here is the datebase link. Clic any name u wish,” tulis dia di akun Twitter-nya, @yossi_melman.

Dia juga men-tweet-kan bantahan Hertzog yang dicatut sebagai narasumber berita itu.“Labor leader Hertzog denies to me unsane websites' reports that he had said that Panama Papers would reveal Bibi got money from Saudi King,” lanjut tweet Melman.

Kejanggalan lainnya, adalah bahwa jika berita itu akurat, sangat mustahil media-media utama Israel termasuk media oposisi dan media Barat tidak ikut melansirnya. Ternyata media Iran yang telah menyebarkan berita palsu ini karena dendam kesumat atas Kerajaan Saudi.

Inilah sebab kenapa Islam mudah diadu-domba. Itu karena kecerobohan yang kita miliki serta belenggu kebencian yang membudakkan kita. Tanpa kita sadari inilah yang merusak kita dari dalam. Seharusnya jika ada muslim yang ditimpa fitnah kita berhusnudzan kepadanya. Muslim macam apa yang kau contohkan jika untuk saudara seimanpun masih keu musuhi?.

"Mengapa di waktu kamu mendengar berita bohong itu orang-orang mukminin dan mukminat tidak bersangka baik terhadap diri mereka sendiri, dan (mengapa tidak) berkata: "Ini adalah suatu berita bohong yang nyata." (QS An-Nuur : 12)

Dan ingat! penyebaran berita itu baik pembuat dan penyebar akan kena azab dari Allah.

"Sesungguhnya orang-orang yang membawa berita bohong itu adalah dari golongan kamu juga. Janganlah kamu kira bahwa berita bohong itu buruk bagi kamu bahkan ia adalah baik bagi kamu. Tiap-tiap seseorang dari mereka mendapat balasan dari dosa yang dikerjakannya. Dan siapa di antara mereka yang mengambil bahagian yang terbesar dalam penyiaran berita bohong itu baginya adzab yang besar". (QS An Nur : 11)

 Selangkah lagi anda jadi pengusaha!
  • Komentar Dengan Blogger
  • Komentar Dengan Facebook

0 komentar:

Post a Comment

Item Reviewed: Raja Saudi Mendanai Kampanye PM Israel Netahyahu Sebesar 80 Juta Dollar Ternyata HOAX Rating: 5 Reviewed By: Zulfan Afdhilla