Latest News
Thursday, 9 April 2015

Info 15 Warga Aceh Murtad Ternyata Palsu, Inilah Kejanggalannya


Sobat zulfanafdhilla.com yang sudah berteman via BBM dan facebook.com pasti pernah melihat broadcast dan status saya tentang rahasa misi pemurtadan di Aceh yang dibongkar Ustad Gusti Ilham atau Ilham Ramadhan Munthe yang katanya seorang mantan pendeta pada sebuah rekaman.

Awal mula kecurigaan saya dari info yang dikabarkan olehnya sudah saya cium. Oleh karenanya anda tidak akan menjumpai postingan artikel tentang pembeberan misi kristenisasi oleh Ilham Ramadhan Munthe ini pada zulfanafdhilla.com. Qadarullah karena saya tidak sempat mengepostnya, padahal saya sebelumnya punya inisiatif mengupload videonya. Kecurigaan saya terletak pada cerita bertemunya ia dengan seorang ulama Aceh yaitu Tgk. Ibrahim Woyla di daerah Ule Kareeng. Saya bertanya-tanya apa ini merupakan cerita yang dikarang, lantas Tgk. Ibrahim Woyla ini juga dikenal keramat oleh warga Aceh. Dikabarkan sebanyak 15 warga Aceh dimurtadkan. Pidie menjadi daerah yang ditargetkan untuk di Kristenkan.

Kabar baru kemudian muncul di beranda facebook saya pada fan page Aceh Sepanjang Abad dan sebagaimana dilansir portal.radioantero.com bahwa info yang dibawa Ilham Ramadhan Munthe ini adalah hoax alias palsu.

Oleh karenanya Tokoh lintas agama di Aceh, yaitu umat Islam dan Kristen melakukan investigasi bersama, menelusuri isu 13 warga Aceh murtad dan 15 warga menjadi pendeta. Isu tersebut awalnya diduga disebarkan oleh seorang penceramah.

Hasil penelusuran Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) provinsi Aceh, ternyata data tersebut palsu dan tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.

Hal demikian diungkapkan Tarmizi Daud, penyuluh agama Islam provinsi Aceh, pada konferensi Rabu (08/04). Konferensi pers itu turut dihadiri sejumlah pendeta dan penyuluh agama Islam di provinsi Aceh.

Tarmizi mengatakan penyebar isu tersebut merupakan seorang Mualaf bernama Ilham Ramadhan Munthe (nama sesuai KTP). Tarmizi menyebutkan Ilham yang sebelumnya bernama Kristianta Anes Ginting Munthe (nama sebelum Islam) memiliki identitas yang cukup banyak. Bahkan saat mengisi ceramah di universitas Al-muslim Bireun ia mengaku bergelar Profesor, padahal hasil penelusuran diketahui Ilham hanya tamatan SMA.

Sebagaimana saya kutip dari merdeka.com, Kata Ustaz Tarmizi, indentitas Ilham pun hasil investigasi yang dilakukannya berubah-ubah. Ilham pun ada 8 nama yang sering digunakan secara bergantian. Bahkan Ilham itu mengaku sebagai Prof Dr Gusti.

"Bagaimana ini, satu orang ada dua marga, sudah saya cek sama orang Batak, tidak ada orang Batak memiliki dua marga, ini juga banyak kejanggalan, bilang profesor, padahal dia tamat SMU," tukasnya.

Ilham juga memiliki indentitas tanggal lahir dan masuk Islam berbeda-beda. Pertama dia dapatkan dari KTP yang dikeluarkan di Kecamatan Delima, Kabupaten Pidie lahir Medan, 31 Desember 1977.

Kemudian ada juga indentitas lainnya bahwa Ilham lahir Binjai 31 Desember 1980 sesuai dengan surat mualaf. Selain itu juga terdapat lahir di Nusa Dua Bali tahun 1969.

"Saya sudah cek sampai ke Bali indentitas dia, bagaimana dia bisa lahir dua kali, ini juga janggal, sedangkan tanggal masuk Islam juga berbeda-beda yaitu tanggal 11 Juni dan 12 Juni 2007," imbuhnya.

Dalam beberapa kesempatan Ilham juga mengaku sebagai orang kaya yang memiliki hotel di Medan, namun setelah di cek hotel tersebut milik orang Cina.

Kami sudah lacak dia selama tiga tahun, ternyata namanya beda-beda, nama di KTP,dan serrtfikat mualaf juga beda, identitas tahun kelahirannya juga beda-beda, bahwa dia mengaku Bali, tapi ditempat lain ia mengaku batak,”ujarnya.

Perwakilan Gereja Protestan Indonesia Bersatu (GPIB) Banda Aceh, Idaman Sembiring menegaskan bahwa Presiden Misionaris pada struktur Kekristenan tidak ada sebagaimana yang diungkapkan Ilham.

Tarmizi menambahkan pihaknya menilai tindakan Ilham karena ingin terkenal dan mencari uang semata. Karena sebelum dipercaya untuk mengisi berbagai ceramah ia diketahui sebagai penjual bakso, sebelumnya dikethui Ilham juga sebagai penjual obat di Tangse Pidie.

Menurut Tarmizi, selain mengaku sebagai mantan presiden Misionaris dan mantan pendeta terbesar di Asia, Ilham juga pernah mengaku sebagai mantan intelijen.

Selain itu pada beberapa kesempatan Ilham dalam ceramahnya juga kerap melarang penggunaan tupperware karena terbuat dari minyak babi.

Ada beberapa yang tidak logis ketika menjadi penceramah di Batuphat Lhokseumawe sebagaimana yang saya kutip dari bukharipolitik.blogspot.com.

1. Setelah dia lahir, Ayahnya meninggal, dua bulan kemudian ibunya meninggal, setelah itu dia sekolah SD, SMP, SMA tinggalnya di salah satu yayasan kristiani di pulau jawa. singkat cerita dia kuliah S1 tentang kependetaan, dia menjadi salah satu pendeta muda di pulau jawa, setelah itu segudang prestasi dia raih dan sudah membuatt 500 gereja di pulau jawa, dia diberikan beasiswa oleh Israel untuk program studi S2, dia melakukan penelitian studinya terkait islam, dia ditugaskan oleh salah satu Universitas di israel untuk pergi ke mesjid Al-aqsa, selama DUA JAM dia masuk kedalam ruangan bawah tanah dan menemukan Injil, Taurat dan Zabur, dia langsung membuka Injil dan menemukan ayat empat ratus sekian, yang isinya lebih kurang begini "kata bani Israil akhir zaman ada salah satu namanya Ahmed bin Abdullah". dengan ayat ini dia masuk Islam, logis tidak? selama DUA JAM menemukan ayat ke empat ratus dan dengan ayat tersebut langsung masuk Islam.

2. Selama menjadi penceramah di Batuphat Lhokseumawe, dia tidak pernah menjelaskan kekeurangan injil, apa lagi kelebihan Al-Quran, satu ayat pun firman Allah tidak pernah dia baca, katanya sudah masuk islam semenjak tahun 2007, logis tidak?

3, Yang dia bahas di batuphat cuma masalah produk tupperware dan organisasi DEC, tekait tupperware dia katakan HARAM, tahun 2007 masuk Islam sudah mufti hukum, pandai dia provokasi, padahal di Indonesia banyak Ulama, apalagi di Aceh, Logis tidak?

4. Tekait DEC, dia katakan lembaga yang di bentuk di eropa tahun 1996, dia mengambil kesempatan saat isu tersebut untuk menjadi pahlawan kesiangan, saya secara pribadi tidak mendukung DEC, menurut saya DEC itu pembohongan publik yang harus diwaspadai. Oya dikatakan lagi kalau ada LSM yang memberikan biasiswa jangan terima, pertanyaannya LSM mana yang sudah memberikan beasiswa? daftar satu lah, saya lagi membutuhkan? dia bicara DEC tapi tidak paham terkait organisasi, dua kuliah S2, S2 pas pasan menurut saya.

5. Satu lagi yang membuat saya bingung, dia sakit kepala (bukan orang gila), katanya kanker otak, bulan 8 tahun 2015 dia akan operasi di pulang jawa, dan menghilang di bumi Aceh, kalau ada umur panjang di akan membongkar misionaris kristen di benua Eropa dan Afrika, nampak sekali dia punya misi tertentu di Aceh, sudah jadi pahlawan kenapa dia akan pergi, di benua eropa dan afrika mau bongkar apa, atau dia mau kasih laporan selama dia di Aceh? dia mau ke eropa, di internasional ada DR. Zakir Naik yang sudah terkenal di seluruh dunia, ceramahnya membuat Islam lebih kuat,kelebihan Al-quran di jelaskan, bahkan dia bisa membaca nya dengan fasih. saya salut dan bangga dengan DR. Zakir naik.

6, Dia sudah berada di Aceh sudah 10 tahun, tapi tidak bisa berbicara bahasa Aceh, Aneh kan? pura-pura tidak paham atau benar-benar paham, atau dia sudah dibentuk secara tersuktrur dan sistematis saat menjadi penceramah, sampai dia paham bagaimana melucu dalam bahasa Aceh, "hana peng hana inoeng" artinya kalau gak punya uang, gak ada perempuan, dia paham beberapa kata dalam bahasa Aceh, tapi logat di bicara seperti orang Aceh, dia harus diwaspadai di Aceh.

7. Dia tidak membongkar misionaris waktu menjadi penceramah di batuphat timur, dia cuma katakan ada 7 misi ummat kristen di Aceh. dia sebutkan bidang pertanian, pendidikan, kesehatan, perikanan, kelautan, sosialisasi, dan ekonomi. ahhhh itu kan secara umum kan?, tidak anda bilang kami sudah tau, tidak logis.

8. Saya yakin, pada saat itu bebera ulama karismatik di Aceh sudah ragu kepadanya, hadir pada saat itu, abu hasballah ketapang, abu paloh gadeng, dan beberapa abu lainnya, saya yakin keilmuan ulama tersebut melebihi dari kami-kami yang hadir pada saat itu.

Semoga Alllah senantiasa menolong hambanya, dan semoga Gusti Ilham Rahmadhani menjadi saudara kita, seagama untuk selamanya. Islam itu agama yang sempurna.

 Selangkah lagi anda jadi pengusaha!
  • Komentar Dengan Blogger
  • Komentar Dengan Facebook
Item Reviewed: Info 15 Warga Aceh Murtad Ternyata Palsu, Inilah Kejanggalannya Rating: 5 Reviewed By: Zulfan Afdhilla