Latest News
Sunday, 8 September 2013

Jadi GILA Akibat Belajar Tarekat


Dari akun FB-nya Abu Fahd NegaraTauhid, mengenai kegilaan yang didapat dari belajar tarekat yang isinya wirid bid’ah dan over dosis dan ajaran nyeleneh lainnya.

Kata byk org: “Jgn belajar agama dalam2 nanti bisa gila”. Pernyataan ini keliru, tapi ada benarnya jg jika yg dimaksud ‘belajar agama’ tsb adalah belajar ilmu Tasawuf. Ana byk melihat org2 bhkan tmn2 ana sndiri yg mjadi gila atw hilang akal akibat mempelajari ilmu Tasawufnya. Berikut kisah mereka: …
————————————————————–
Tetangga ana ada bebrp org yg menjadi gila karena itu. Orang pertama gila padahal baru bebrp bulan mendalami ilmu tasawuf di gurunya. Awalnya dia mengamalkan bebrp wiridan yg diberikan oleh gurunya, setelah itu tingkah lakunya semakin lama semakin aneh sehingga akhirnya org2 mencapnya sbg gila atau hilang akal. Sering dia melakukan keonaran di jalan2 seperti menghancurkan mobil2 atau kendaraan, menggangu manusia di jalan, dsb. Akibatnya keluarganya mengurungnya di rumah.
Orang kedua juga sama sebabnya dgn org kedua, Tapi tdk separah org pertama. Dia masih mau shalat, dan tidak berani mengganggu manusia atau bikin keonaran. Hanya saja akalnya sudah tidak normal. 
Org ketiga berbeda lagi dgn org pertama dan kedua. Akalnya masih normal tapi aqidahnya menjadi rusak. Tidak shalat sama sekali karena menganggap shalat itu tidak wajib, yg penting hatinya. Selama hatinya baik dan berdzikir, maka itu sudah cukup. Inilah tingkatan yg tidak dimiliki oleh org2 awwam, menurutnya. 
Org keempat lebih berbahaya lagi. Ini terjadi ketika ana masih bertasawuf, sekitar sepuluh tahun yg lalu. Saat itu ana masih di tarekat Al Qadiriyyah (nisbat kpd Syaikh Abdul Qadir al Jailany al Baghdady). Kami (ana dan teman2 setarekat saat itu) dipanggil utk mengobati seseorg yg sudah 8 bulan gila atau kesurupan (katanya). Org tsb dikurung di sebuah ruangan bawah tanah, dengan badan telanjang (hanya pakai celana pendek sj) dan tubuhnya dirantai besi mengelilingi tubuhnya, sedangkan tangannya diborgol, sehingga org tsb tdk bisa bergerak macam2. Org tsb didudukkan di kursi dgn wajahnya yg menyeramkan, matanya merah dan kulit badannya penuh dgn luka2 baik itu luka memar atau luka goresan. Begitu setiap harinya, sampai 8 bulan saat kami datang. Org tsb hanya didampingi oleh bapaknya yg sudah tua. Bapaknya cerita bhw anaknya sudah dibawa kemana2 tapi tetap tidak kunjung sembuh jg. Awalnya dia mengamalkan bebrapa wirid atau hizib yg diberikan dari gurunya, tak lama kemudian dia berubah menjadi seperti ini. Dia selalu bikin keonaran, merusak apa saja yg ada di dekatnya, bahkan merusak tubuhnya sekalipun seperti menerjang kaca nako, dll. Maka dari itu dia terpaksa diikat dgn rantai dan diborgol agar lebih aman. Setelah itu kami pun mencoba mengobatinya dgn membaca amalan2 yg sudah diajarkan oleh guru kami (ana waktu itu belum mengenal manhaj salaf). Tapi apa yg terjadi ketika kami mencoba meruqyahnya atau mengobatinya? Org tsb malah tertawa terbahak2 dan berkata bhw amalan2 yg kami lakukan tidak ada apa2nya alias sia2 dan tidak berguna. Akhirnya kami pun pulang dgn tangan hampa, dan setelah itu kami tidak pernah tahu dan mendengar ttg kabar org itu lagi. 
Dan masih ada bebrp org lagi yg tidak ana ceritakan disini. Wallahu a’lam.

Benarlah apa yg dikatakan Imam Asy Syafi’i mengenai hal itu: “Al-Imam Al-Baihaqi rahimahullahu meriwayatkan dengan sanadnya sampai Al-Imam Asy-Syafi’i rahimahullahu: “Jika seorang belajar tasawuf di pagi hari, sebelum datang waktu dhuhur engkau akan dapati dia menjadi orang dungu.”

Al-Imam Asy-Syafi’i rahimahullahu juga mengatakan, “Aku tidak pernah melihat seorang shufi yang berakal. Seorang yang telah bersama kaum shufiyah selama 40 hari, tidak mungkin kembali akalnya.” (Lihat Shufiyah fi Mizan Al-Kitabi was Sunnah)


 Selangkah lagi anda jadi pengusaha!
  • Komentar Dengan Blogger
  • Komentar Dengan Facebook

0 komentar:

Post a Comment

Item Reviewed: Jadi GILA Akibat Belajar Tarekat Rating: 5 Reviewed By: Zulfan Afdhilla