Latest News
Friday, 6 September 2013

Hukum Membaca Al-Fatihah, Ayat Kursi, Dsb Seusai Shalat

Berikut adalah jawaban dari Syaikh Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin seputar membaca Al-Fathihah seusai shalat.

Pertanyaan :Syaikh Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin ditanya : Disebagian negara setelah selesai shalat fardlu mereka membaca Al-fatihah, dzikir, dan ayat kursi dengan berjama'ah, apa hukum perbuatan seperti ini?

Jawaban :Membaca Al-Fatihah, ayat kursi dan dzikir setelah shalat dengan suara keras dan bersama-sama termasuk bid'ah. Memang diketahui dari Nabi dan para sahabat setelah shalat mereka berdzikir kepada Allah dengan suara tinggi atau keras, tapi setiap mereka berdzikir kepada Allah sendiri-sendiri tidak bersama-sama. Mengeraskan suara saat dzikir setelah shalat fardlu adalah sunnah sebagaimana tersebut dalam shahih Bukhari dari Ibnu Abbas Radhiyallahu anhu berkata:

"Pada zaman Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam orang-orang meninggikan suara dalam berdzikir setelah selesai dari shalat fardlu" [Muttafaqun 'alaih]

Adapun membaca Al-Fatihah setelah selesai shalat baik dengan suara pelan ataupun keras, saya tidak tahu ada haditsnya dari Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam. Yang ada riwayatnya adalah membaca ayat kursi, Al-Ikhlas dan Mu'awidzatain saja.

[Majmu Fatawa Arkanil Islam, edisi Indonesia Majmu Fatawa, Bab Ibadah]

 Selangkah lagi anda jadi pengusaha!
  • Komentar Dengan Blogger
  • Komentar Dengan Facebook

0 komentar:

Post a Comment

Item Reviewed: Hukum Membaca Al-Fatihah, Ayat Kursi, Dsb Seusai Shalat Rating: 5 Reviewed By: Zulfan Afdhilla