Latest News
Wednesday, 21 November 2012

Madu (Obat Sunnah Segala Penyakit)

Allah Ta’ala telah memuliakan madu dengan menjadikannya minuman untuk penduduk surga, “Dan sungai-sungai dari madu yang disaring. Dan mereka memperoleh di dalamnya segala macam buah-buahan dan ampunan dari Rabb mereka….” (QS. Muhammad: 15).
Madu adalah cairan yang menyerupai sirup, madu lebih kental dan berasa manis, dihasilkan oleh lebah dan serangga lainnya dari nektar bunga. Jika Tawon madu sudah berada dalam sarang nektar dikeluarkan dari kantung madu yang terdapat pada abdomen dan dikunyah dikerjakan bersama tawon lain, jika nektar sudah halus ditempatkan pada sel, jika sel sudah penuh akan ditutup dan terjadi fermentasi. [Nelson, R.W. and C. G. Couto. Small Animal Internal Medicine, 4th ed. 2009.] [Keeling, Linda K.; Gonyou, Harold W. (2001). Social behaviour in farm animals. CABI Publishing. hlm. 69.]

Menurut Codex Standard for Honey (1981), madu merupakan pemanis alami yang dihasilkan oleh lebah madu dari nektar bunga yang sedang mekar atau dari sekresi bagian tanaman selain bunga atau sekresi bagian tanaman selain bunga yang diisap oleh serangga, yang dikumpulkan lebah, diubah dan dicampur dengan zat-zat tertentu dari tubuh lebah sendiri, disimpan dan dibiarkan dalam sisiran madu hingga matang. Madu adalah bahan yang rasanya manis yang dihasilkan oleh lebah madu (Apis mellifera) dan berasal dari sari bunga atau dari cairan yang berasal dari bagian-bagian tanaman hidup yang dikumpulkan, diubah dan diikat dengan senyawa-senyawa tertentu oleh lebah dan disimpan dalam sarangnya. [bbppbatu.bppsdmp.deptan.go.id "Madu dan Kandungan Gizinya", akses 1 Okt 2014]

Rasa manis madu disebapkan oleh unsur monosakarida, fruktosa, dan glukosa, dan memiliki rasa manis yang hampir sama dengan gula. [National Honey Board. "Carbohydrates and the Sweetness of Honey". Last accessed 2 Sep 2010. - Oregon State University. "What is the relative sweetness of different sugars and sugar substitutes?". Accessed 2 Sep 2010. on http://id.wikipedia.org/wiki/Madu]

Madu memiliki ciri-ciri kimia yang menarik, dioleskan jika dipakai untuk pemanggangan. Madu memiliki rasa yang berbeda dari pada gula dan pemanislainnya [National Honey Board. "Carbohydrates and the Sweetness of Honey". Last accessed 2 Sep 2010.]. Kebanyakan mikroorganisme tidak bisa berkembang di dalam madu karena rendahnya aktivitas air yang hanya 0.6. [Lansing Prescott, John P. Harley, Donald A. Klein (1999). Microbiology. Boston: WCB/McGraw-Hill.ISBN 0-697-35439-3.]

Sejarah penggunaan madu oleh manusia sudah cukup panjang. Dari dulu manusia menggunakan madu untuk makanan dan minuman sebagai pemanis atau perasa. Aroma madu bergantung pada sumber nektar yang diambil lebah.

Komponen Madu

Menurut Codex Standard for Honey (1981), komponen utama madu adalah glukosa dan fruktosa. Senyawa-senyawa lain yang terkandung dalam madu ialah protein, asam amino, enzim, asam-asam organik, mineral, tepung sari bunga, sukrosa, maltosa, melezitosa dan oligosakarida lainnya termasuk dekstrin. Warna madu bervariasi dari hampir tidak berwarna sampai coklat gelap. Konsistensinya dapat encer, kental, atau berkristal. Citarasa dan aromanya berbeda-beda, tergantung dari sumber asalnya, tetapi tidak mengandung bahan-bahan tambahan. Sihombing (1997) menyatakan, bahwa madu yang sudah matang kadar airnya rendah dan kandungan fruktosa (gula buah) tinggi. Kandungan air yang rendah akan menjaga madu dari kerusakan untuk jangka waktu relatif lama.[bbppbatu.bppsdmp.deptan.go.id "Madu dan Kandungan Gizinya", akses 1 Okt 2014]

Madu umumnya tidak mengkristal. Bila mengkristal, maka kemungkinan madu tersebut telah dicampur dengan gula. Madu?memiliki banyak khasiat untuk kesehatan tubuh, antara lain yaitu sebagai antiradang sehingga sering digunakan untuk menyembuhkan sakit tenggorokan. Madu?dapat juga menyegarkan badan serta menghilangkan?letih dan lesu. Selain itu, madu diduga dapat?menyembuhkan berbagai luka termasuk luka bakar, bisul, dan luka setelah operasi. Khasiat tersebut disebabkan karena kandungannya, yaitu hydrogen peroxide, diperkirakan dapat membunuh kuman dan mencegah pertumbuhan bakteri lainnya. [thufail.wordpress.com "Sekilas Tentang Madu", akses 1 Okt 2014]

Madu bisa berfermentasi, maka jika ditutup dalam tempat yang tertutup rapat tempatnya bisa pecah jika gas hasil fermentasi tidak dibuang. Supaya tidak pecah pada tutup botol harus diberi lobang kecil untuk pembuangan gas. [sentrablog.blogspot.com "Madu Adalah Makanan Yang Tidak Pernah Basi Apalagi Membusuk", akses 1 Okt 2014]

Kandungan Nutrisi

Madu adalah campuran dari gula dan senyawa lainnya. Sehubungan dengan karbohidrat, madu terutama fruktosa (sekitar 38,5%) dan glukosa (sekitar 31,0%), sehingga mirip dengan sirup gula sintetis diproduksi terbalik, yang sekitar 48% fruktosa, glukosa 47%, dan sukrosa 5%. Karbohidrat madu yang tersisa termasuk maltosa, sukrosa, dan karbohidrat kompleks lainnya. Seperti semua pemanis bergizi yang lain, madu sebagian besar mengandung gula dan hanya mengandung sedikit jumlah vitamin atau mineral. Madu juga mengandung sejumlah kecil dari beberapa senyawa dianggap berfungsi sebagai antioksidan, termasuk chrysin, pinobanksin, vitamin C, katalase, dan pinocembrin. Komposisi spesifik dari sejumlah madu tergantung pada bunga yang tersedia untuk lebah yang menghasilkan madu.

Analisa madu secara umum:
Kekentalan madu adalah sekitar 1,36 kilogram per liter. Atau sama dengan 36% lebih kental daripada air). [id.wikipedia.org "Madu", akses 1 Okt 2014]

Dalam keterangan lain disebutkan tentang kandungan nutrisi madu [sentrablog.blogspot.com "Madu Adalah Makanan Yang Tidak Pernah Basi Apalagi Membusuk", akses 1 Okt 2014]:

Madu Nilai nurtrisi per 100 g (3.5 oz)
  • Energi 1.272 kJ (304 kcal)
  • Karbohidrat 82.4 g
  • - Gula 82.12 g
  • - Serat pangan 0.2 g
  • Lemak 0 g
  • Protein 0.3 g
  • Air 17.10 g
  • Riboflavin (Vit. B2) 0.038 mg (3%)
  • Niacin (Vit. B3) 0.121 mg (1%)
  • Pantothenic acid (B5) 0.068 mg (1%)
  • Vitamin B6 0.024 mg (2%)
  • Folate (Vit. B9) 2 μg (1%)
  • Vitamin C 0.5 mg (1%)
  • Calcium 6 mg (1%)
  • Iron 0.42 mg (3%)
  • Magnesium 2 mg (1%)
  • Phosphorus 4 mg (1%)
  • Potassium 52 mg (1%)
  • Sodium 4 mg (0%)
  • Zinc 0.22 mg (2%)

Madu Dalam Al-Quran dan Hadits

Dan Rabbmu mewahyukan kepada lebah, ‘Buatlah sarang-sarang di bukit-bukit, di pohon-pohon kayu, dan di tempat-tempat yang dibikin manusia. Kemudian makanlah dari tiap-tiap (macam) buah-buahan dan tempuhlah jalan Rabbmu yang telah dimudahkan (bagimu). ‘Dari perut lebah itu keluar minuman (madu) yang bermacam-macam warnanya, didalamnya terdapat obat yang menyembuhkan bagi manusia. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda (kebesaran Rabb) bagi orang-orang yang memikirkan.” (QS An Nahl; 68-69)
Allah Ta’ala telah memuliakan madu dengan menjadikannya minuman untuk penduduk surga, “Dan sungai-sungai dari madu yang disaring. Dan mereka memperoleh di dalamnya segala macam buah-buahan dan ampunan dari Rabb mereka….” (QS. Muhammad: 15).
Tak heran jika lebah dijadikan salah satu nama surat dalam al-Quran. Surat ke-16 dalam al-Quran adalah An-Nahl, yang berarti lebah. Secara khusus, surat Makiyyah tersebut di namakan An-Nahl atau lebah, karena pada ayat ke-68 terdapat Firman Allah SWT yang berbunyi, (artinya) “Dan Tuhanmu mengilhamkan kepada lebah: Buatlah sarang-sarang di bukit-bukit, di pohon-pohon kayu, dan di tempat yang dibikin manusia.”

Lebah memang special. Ia merupakan makhluk Allah yang banyak memberi manfaat dan kenikmatan kepada manusia.
“…Dari perut lebah itu keluar minuman (madu) yang bermacam-macam warnanya, di dalamnya terdapat obat yang menyembuhkan bagi manusia. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda (kebesaran Tuhan) bagi orang-orang yang memikirkan.” (QS. An-Nahl: 69)
Madu berasal dari sari bunga dan menjadi obat berbagai macam penyakit manusia. Sedangkan al-Quran mengandung inti sari dari kitab-kitab yang telah diturunkan kepada nabi-nabi terdahulu ditambah dengan ajaran-ajaran yang diperlukan oleh semua bangsa sepanjang masa untuk mencapai kebahagiaan dunia dan akhirat.

Kemukjizatan madu sebagaimana disampaikan al-Quran telah terbukti secara ilmiah. Dalam tafsir al-Quran, sayyid Quthb mengungkapkan, madu sebagai obat penyembuh penyakit sudah dibuktikan secara ilmiah oleh para para pakar kedokteran. Inilah salah satu bukti kebenaran ayat al-Quran yang harus diyakini umat manusia.

Dalam tafsir Ibnu Katsir diterangkan, madu lebah itu warnanya bermacam-macam sesuai dengan makanannya. Ada yang berwarna putih, kuning, maupun merah. Selain itu, menurut Ibnu Katsir, madu cocok bagi setiap orang, misalnya untuk mengobati dingin, karena madu itu panas.

Di dunia Islam, penggunaan madu sebagai obat sudah diterapkan pada zaman nabi shallallahu 'alaihi wasallam. Pada saat itu, madu digunakan untuk obat diare. Lem lebah yang berasal dari madu juga sangat berkhasiat untuk mengobati berbagai macam penyakit.

Kajian khasiat madu secara ilmiah juga telah diteliti oleh ilmuan terkemuka di era keemasan Islam, yakni Ibnu Sina (890-1037). Bapak kedokteran dunia dan ilmuwan di abad ke-10 M itu tercatat sebagai dokter yang mengulas mengenai khasiat madu dari segi kesehatan dan dunia kedokteran.

Selama hidupnya Ibnu Sina banyak mengonsumsi madu sehingga awet muda dan berumur panjang. Madu, menurut Ibnu Sina, dapat menyembuhkan berbagai penyakit dari yang ringan sampai yang berat, seperti tekanan darah tinggi dan jantung. Madu juga dapat menurunkan suhu badan serta mengatur sekresi, sehingga dapat menghilangkan penyakit demam.

Ibnu Sina juga telah meneliti khasiat madu untuk perawatan kecantikan tubuh. Menurut Ibnu Sina, madu dan minyak zaitun mampu menjadi obat mujarab yang digunakan sebagai kosmetika yang memiliki beragam khasiat.

Madu dan minyak zaitun, papar Ibnu Sina, bisa mengencangkan kulit muka dan seluruh kulit badan. Kedua bahan alami yang mendapat perhatian khusus dalam Al-Quran itu mampu menghilangkan flek-flek hitam dan jamur kulit. Selain itu, madu dan minyak zaitun juga bisa menghaluskan kulit dan mengurangi kerutan pada wajah.

Yang tak kalah menariknya, Ibnu Sina pun telah menemukan fakta bahwa minyak zaitun dan madu mampu menghilangkan bau badan yang tak sedap, serta bisa memberikan vitamin pada kulit dan melembabkannya. Selain untuk kosmetik, madu juga bisa digunakan untuk beragam kegunaan lainnya. Mulai dari makanan, obat-obatan sampai bahan untuk alat-alat kecantikan.

Sejatinya, manfaat madu telah dirasakan peradaban manusia sejak dahulu kala. Orang Mesir Kuno telah mengonsumsinya. Penduduk Kuno Mesir sudah terbiasa memanfaatkan madu sebagai makanan bergizi tinggi serta obat berbagai macam penyakit yang mujarab. Meski begitu, peradaban kuno belum mampu menjelaskannya secara ilmiah.

Adalah Ibnu Sina seorang dokter legendaris sepanjang masa yang telah berhasil membuktikan kebenaran khasiat madu tersebut. Dalam usia tua, Konon, Ibnu Sina masih tetap kelihatan sehat dan segar bugar layaknya seorang pemuda, karena terbiasa mengonsumsi madu.

Konon, Ibnu Sina, Dalam usia tua, masih tetap kelihatan sehat dan segar bugar layaknya seorang pemuda, karena terbiasa mengonsumsi madu.

Hasil penelitian terakhir yang dikeluarkan dari Universitas Moskow, menyatakan madu ternyata juga mengandung logam alumunium, boron, krom, tembaga, timbal, titanium, seng, asam organic, asetilkolin, hormon, antibiotic, zat antiracun, serta zat antikanker.

Zat-zat ini sangat penting untuk memperlancar proses biokimia tubuh dan proses penyembuhan aneka penyakit. Sementara kandungan enzim dalam madu dilaporkan paling tinggi jika dibandingkan dengan makanan lainnya.

Penelitian ini juga menyebutkan, madu diyakini dapat menyembuhkan tukak lambung (maag), radang usus, serta kesulitan buang air besar (sembelit). Jadi memang sangat baik mengkonsumsi madu dalam keseharian kita.

Madu diyakini dapat menyembuhkan tukak lambung (maag), radang usus, serta kesulitan buang air besar (sembelit).

Dalam al-Quran, madu pun menjadi bagian kenikmatan surga sebagai balasan bagi orang-orang yang beriman dan bertaqwa.
“Perumpamaan jannah yang djanjikan kepada orang-orang yang bertaqwa yang didalamnya terdapat sungai-sungai dari air yang tiada berubah rasa dan baunya, sungai-sungai dari air susu yang tidak berubah rasanya, sungai-sungai dari khamar yang lezat rasanya bagi peminumnya dan sungai-sungai dari madu yang disaring; dan mereka memperoleh di dalamnya segala macam buah-buahan dan ampunan dari Rabb mereka, (Apakah) itu sama dengan orang yang kekal dalam jahannam dan diberi minuman dengan air yang mendidih sehingga memotong susnya?” (QS. Muhammad : 150)
[ voa-islam.com "Kemukjizatan Lebah Madu Dalam Al-Quran", Akses 1 Okt 2014]

Dalam sebuah hadits Rasulullah bersabda:
صَدَقَ اللَّهُ وَكَذَبَ بَطْنُ أَخِيكَ
"Maha Benar Allah, dan bohonglah perut saudaramu."
Hadits ini ditakhrij oleh Imam Muslim (7/26) dari Abu Sa'id Al-Khudhri yang menceritakan:
"Ada seseorang yang dalang kepada Nabi r lalu melapor: "Sesungguhnya saudaraku merasa mual perutnya. "Lalu Rasulullah r memerintahkan: "Berilah minum madu. "Kemudian orang itu pun memberi minum madu kepada saudaranya yang sakit, Beberapa saat kemudian ia datang kembali, dan berkala: "Saya telah memberinya madu, tetapi belum sembuh juga dan justru bertambah mual." la berkata seperti itu sampai tiga kali. Kemudian menginjak yang keempat kalinya, Nabi bersabda: "Minumlah madu. " Orang itu menjawab: "Saya telah memberinya madu tetapi justru bertambah mual." Lalu Rasulullah r bersabda: (Kemudian Abu Sa'id menyebutkan apa yangdisabdakan Nabi r di atas). Lalu Nabi memberi nya madu dan meminumkannya. Kemudian ia sembuh."
Hadits ini ditakhrij oleh Al-Bukhari (10/115/137-138) dengan sedikit diringkas, lalu kembali disebutkan oleh Al-Hakim (4/402), dan disepakati oleh Adz-Dzahabi!

Ibnul-Qayyim di dalam Az-Zad (3/97-98) setelah menyebutkan berbagai manfaat madu mengatakan:

"Inilah sifat madu yang diberikan oleh Nabi r. Beliau menyimpulkan bahwa mual itu diakibatkan karena terlalu banyak makan. Nabi memerintahkan agar orang yang mual itu diberi minum madu yang khasiatnya untuk menolak segala kotoran yang ada di dalamnya. Sebab madu bisa membersihkan dan menghilangkannya. Perutnya penuh dengan berbagai macam cairan yang menjadikan makanan sulit tercerna. Sebab perut memiliki serabut seperti serabut sapu tangan. Jika cairan-cairan itu telah bercampur dengan serabut itu dan menjadi licin, maka makanan akanrusak. Untuk itu obatnya adalah dengan menghilangkan cairan itu. Madu adalah obat terbaik dalam hal ini. apalagi bila dicampur dengan air hangat. Pada pengulangan pemberian minum memiliki isyarat yang dalam bagi dunia kedokteran. Yaitu bahwa semua obat harus diminum dalam kadar tertentu sesuai dengan kadar penyakit yang diderita. Jika dosisnya kurang, makabelum bisa menyembuhkannya secara tuntas. Namun jika lebih sementara daya tahan tubuh tidak mampu menahannya, maka bisa menimbulkan penyakit baru. Tatkala beliau memerintahkan kepada orang yang melapor itu agar memberi madu kepada saudaranya. orang itu ternyata memberinya dengan ukuran yang tidak sesuai dengan kadar penyakitnya. sehingga belum bisa menyembuhkan. Namun tatkala beliau diberitahu tentang hal itu. beliau segera mengetahui bahwa kadar obat berupa madu yang diberikannya belum sesuai dengan kadar penyakit yang diderita. Oleh karena itu orang tersebut beberapa kali datang kepada Nabi dengan laporan yang sama hingga beliau Nabi turun tangan sendiri. untuk mengecek keadaan penyakit nya. Ternyata setelah beberapa kali minum, dengan seidzin Allah si penderita itu sembuh juga. Sedang mengenai bagaimana menentukan kadar dan cara meminumkannya, menjadi pembahasan dunia medis. Sabda Nabi r, "Maha Benar Allah dan bohonglah perut saudaramu", memberikan isyarat bahwa pengobatan dengan madu itu memang benar-benar bisa dirasakan manfaatnya (bisa dibuktikan). Belum sembuhnya penyakit itu tidak berarti obat itu tidak bisa menyembuhkannya, tetapi karena kadar yang diminumkanmya belum sesuai. Atau karena penyakitnya yang terlalu parah, sehingga membutuhkan pengobatan yang berulang-ulang. Pengobatan yang dilakukan oleh Nabi memang tidak sama dengan pengobatan yang dilakukan oleh dokter. Sebab pengobatan Nabi merupakan sesuatu yang pasti dan berasal dari wahyu, serta muncul dari nur kenabiannya. Sedangkan pengobatan yang dilakukan oleh dokter adalah hasil percobaanatau prediksi semata. Tidak dipungkiri lagi bahwa banyak penyakit yang dapat disembuhkan dengan pengobatan versi Nabi r. Namun yang dapat merasakannya hanyalah orang yang menerimanya dengan penuh keyakinan akan dapat sembuh. seperti halnya Al-Qur'an, sebagai obat bagi penyakit hati juga harus disertai dengan penerimaan secara integral dan penuhkeimanan. Jika tidak, maka penyakit-penyakit hati tidak mungkin tersembuhkan, bahkan bertambah parah. Demikian juga dengan pengobatan fisik. Adapun pengobatan Nabi hanya akanbermanfaat bagi fisik yang bersih, sebagaimana Al-Qur'an hanya cocok untuk hati yang murni. Dengan demikian sikap manusia terhadap pengobatan versi Nabi ini, sama dengan sikap mereka terhadap Al-Qur'an. Ketidaksembuhan itu bukan karena obatnya yang tidak mujarab, tetapi bisa jadi karena watak buruk, tempat yang tidak sesuai, atau hati yang tidak mau menerima. Wabillahit-Taufiq."
مَنِ اكْتَوَى أَوِ اسْتَرْقَى ؛ فَقَدْ بَرِىءَ مِنَ التَّوَكُلِ
"Barangsiapa mengecos dirinya dengan besi (untuk pengobatan) atau melakukan suwuk, maka ia telah berlepas diri dari tawakal kepada Allah."
Hadits ini diriwayatkan oleh At-Tirmidzi (3/164), Ibnu Hibban di dalam kitab Shahih-nya (hadits no. 1408). Ibnu Majah (2/1154/3489), Al-Hakim (4/415), Imam Ahmad (4/249-258) melalui jalur Aqqar bin Al-Mughirah bin Syu'bah, dari ayahnya secara marfu'. Selanjutnya At-Tirmidzi menilai: "Hadits ini hasan shahih." Sementara Al-Hakim mengata-kan: "Hadits ini shahih sanadnya." Adz-Dzahabi juga sependapat dengan penilaian itu. Dan memang seperti itulah adanya.

Saya berpendapat: Hadits itu menjelaskan makruhnya iktiwa' (me ngecos dengan besi) dan istirqa' (bersuwu'). Hal pertama karena mengandung penyiksaan diri dengan api. Sedang yang kedua, karena mengandung permintaan tolong kepada orang lain yang hasilnya masih diragukan. Oleh karena itu dikatakan bahwa di antara sifat manusia yang masuk surga tanpa hisabadalah mereka yang tidak pernah bersuwuk, tidak pernah beriktiwa', tidak meramalkan sesuatu karena munculnya seekor burung tertentu, dan hanya bertawakkal kepada Allah. Hal ini bisa dilihat pada hadits Ibnu Abbas yang diriwayatkan oleh Bukhari-Muslim. Di dalam riwayat Muslim. Ibnu Abbas menambahkan: "Mereka tidak menyuwuk dan tidak memintadisuwuk." Namun tambahan itu syadz (.menyimpang), seperti vang telah saya jelaskan di dalam Mukhtashar-Shahih Muslim (hadits no.254)
إِنْ كَانَ ِفيْ شَيءٍ مِنْ أَدْوَيتِكُمْ خَيْرٌ ؛ فَفِيْ شَرْطَةِ مَحجَمٍ أَوْ شَرْبَةٍ مِنْ عَسَلٍ أَوْ لَذْعَةٍ بِنَارٍ وَمَا أُحِبُّ أَنَ أكتِوَي
"Jika dalam penqobatan kalian ada sedikit perkembangan. maka, yang demikian itu bisa didapatkan pada keratan kulit orang yang membekam, atau seteguk madu, ataupun sengatan api. Heran, menqapa ia senang beriktiwa’. "
Hadits ini Ditakhrii olch Al-Bukhari (10 114-115. 125. I26). Imam Muslim (7/21-221). Imam Ahmad (3/343) dari Jabir bin Abdillah secara marfu'. Hadits itu merupakan riwayat dan Ashim bin Umar bin Qatadah dan Jabir bin Abdillah. Sedang riwayat Muslim yang lain berasal dari Ashim. bahwa Jabir bin Abdillah menengok Al-Muqni'. lalu Al-Muqni" berujar: "Saya belum sembuh jika belum berhijam (bekam). sebab saya mendengar Rasulullah r bersabda: " Sesungguhnya bekam mengandung obat."

Hadits dari Ashim ini merupakan riwayat Imam Ahmad (3/235). Al-Bukhari (10/124), dan disusul oleh Al-Hakim (4/409) dan disepakati oleh Adz-zahabi.

Hadits itu memiliki syahid dari hadits Ibnu Umar yang diriwayatkan secara marfu' dengan matan pertama.

Hadits ini ditakhrij oleh Al-Hakim (4/209) yang kemudian menilai. Hadits ini shahih. sesuai dengan kriteria Bukhari-Muslim." Namun Adz-Dzahabi menyanggahnya: ''Usaidbin Zaid Al-Hammal adalah seorang perawi matruk (diabaikan haditsnya)." [alquran-sunnah.com "Pengobatan Ala Nabi (2)", akses 1 Okt 2014]
Dalam kitab Ath-thibb minal Kitab was Sunnah, Muwafiquddin Al Baghdadi mengatakan,
“Rasulullah SAW biasa minum madu setiap hari, yaitu madu yang dicampur air. Beliau meminumnya di pagi hari ketika perut masih kosong”.
Rasulullah SAW bersabda,
” Hendaklah kalian menggunakan dua obat yaitu madu dan Al Qur’an. (lihat Sunan Ibnu Majah, j.II, h.1142, hadist no.3452, bab Madu)
Rasulullah bersabda:
“Jika ada kebaikan pada penyembuhan kalian, maka itu ada pada hijamah atau minum madu atau sengatan api. Tetapi aku tidak menyukai dengan cara kay (sundut dengan besi panas).” (Hadits shahih yang dikeluarkan oleh al-Bukhari dan Muslim. Lihat Silsilah al-Ahadits Ash-Shahihah, hadits no. 245).
[rumahherbalsoreang.wordpress.com "8 Keutamaan Khasiat Madu", akses 1 Okt 2014]

Jenis-Jenis Madu

Di dunia ini banyak sekali ragam atau jenis-jenis madu karena seiring dengan cukup banyaknya spesies lebah penghasil madu dan juga bunga dari berbagai jenis pepohonan. Dengan spesies lebah yangsebenarnya tidak jauh berbeda namun mereka mengambil nektar dari bunga dan jenis pohon yang berbeda, maka tentu akan menghasikan jenis madu yang berbeda pula. Jadi, begitu banyaknya jenis madu yang ada di belahan dunia ini. Dari sekian banyaknya jenis-jenis madu, ada beberapa jenis madu yang diakui banyak orang sebagai jenis madu terbaik di dunia. Dan inilah 5 jenis madu terbaik:

1. Madu Beech Honeydew
Dua jenis kumbang yang ada di Selandia Baru dan hanya hidup di sekitar pohon-pohon beech merah dan hitam dapat memproduksi suatu jenis zat kaya akan gula yang bernama honeydew. Kemudian disanaterdapat sejenis lebah yang selalu memakan zat gula tersebut dan menggunakannya untuk membuat madu yang madu ini kemudian disebut dengan beech honeydew. Madu jenis beech honeydew ini warnanya cukup gelap dan cairannya sangat kental seperti bubur. Selain itu madu jenis ini Jugamempunyai lebih banyak mineral serta tidak mengkristal seperti kebanyakan madu pada umumnya.

2. Madu Bunga Heather
Madu bunga heather merupakan sejenis madu yang biasa dihasilkan oleh lebah yang hanya memakannektar dari varietas bunga heather di Skotlandia. Sarang lebah madu yang satu ini terlihat cukup tebal, rasanya juga sangat manis, dan sarang lebah ini bisa meleleh di dalam mulut saat dimakan. Di Skotlandia Anda bisa dengan mudah untuk membeli salah satu jenis madu terbaik di dunia ini, tapi akansangat sulit atau bahkan hampir mustahil untuk dapat membelinya di tempat lain.

3. Madu Hymettus
Madu Hymettus merupakan jenis madu berasal dari gunung Hymettus yang ada dekat daerah Athena Yunani. Madu jenis ini sudah populer sejak lebih dari 3.000 tahun silam dan menjadi salah satu dari 5 jenis madu terbaik di dunia saat ini. Gunung Hymettus menjadi habitat bagi lebah yang menghasilkan jenis madu ini. Lebah ini hanya memakan satu jenis nektar bunga saja, yaitu sejenis bunga thyme. Sarang madu yang dihasilkan oleh lebah disini sangat tipis dan mempunyai bintik-bintik gelap di bagiandalamnya. Orang Yunani sejak zaman dulu selalu mengkonsumsinya dengan cara menuangkan madutersebut pada yoghurt tawar untuk dijadikan makanan penutup.

4. Madu Sidr
Madu Sidr ini selain termasuk salah satu dari 5 jenis madu terbaik di dunia saat ini, juga termasuk jenismadu yang paling mahal di dunia. Hal itu dikarenakan madu jenis ini hanya diproduksi dalam waktu dua kali dalam satu tahun dan berasal dari wilayah pegunungan Hadramaut di Negara Yaman dan juga Arab Saudi. Masa produksi madu termahal di dunia ini telah berlangsung dalam kurun waktu lebih dari 7.000 tahun silam. Madu jenis sidr ini berasal dari lebah yang habitatnya di sekitar pohon suci yang bernamaSidr.

5. Madu Manuka
Manfaat yang paling utama dari madu Manuka adalah dapat mengobati berbagai penyakit seperti luka bakar pada kulit, gangguan pada pencernaan dan lainnya. Madu jenis manuka ini berasal dari nektarbunga semak Manuka yang hanya terdapat di Selandia Baru.

Warna madu manuka ini gelap, akan tetapi rasanya sangat lezat dan manis. Karena manfaat madu ini yang luar biasa, maka madu Manuka termasuk salah satu jenis madu terbaik di dunia. [ecoessence.net "5 Jenis Madu Terbaik di Dunia", akses 1 Okt 2014]

Selain itu juga ada beberapa macam jenis madu, sebagai berikut: [gosyenland.com "Jenis Madu", akses 1 Okt 2014]
  • Madu campuran adalah campuran dari dua atau lebih jenis madu yang berbeda dalam hal warna, rasa, dan tempat serta asal bunga. Sebagian besar madu di pasaran berjenis madu campuran. Cina adalah produsen madu terbesar di dunia diikuti oleh Amerika Serikat, Argentina, Turki, Meksiko, Ukraina dan, India.
  • Madu monofloral di buat dari berbagai jenis bunga.
  • Madu monofloral memiliki rasa dan warna berbeda bergantung asal nektar. Pada Praktiknya, karena sulit mengambil nektar dari satu jenis bunga saja, lebah juga menambahkan nektar dari jenis bunga lain.
  • Embun madu tidak di ambil dari nektar bunga, tetapi berasal dari cairan mirip madu berupa sekresi serangga lain atau dari getah tanaaman yang dihisap serangga lain. Di Eropa, embun madu cukup populer terutama madu yang berasal dari hutan pinus yang mengandung getah pinus dan digunakan sebagai obat. Negara yang menghasilkan Jerman tepatnya Hutan Hitam karena rasanya penuh aroma, memabukkan, pedas, berwarna merah gelap.
  • Kini, juga dikenal madu organik. Di Ingggris misalnya, standart madu organik yang ditentukan departemen pertanian meliputi asal lebah, tempat penangkaran lebah, dan bunga-bunga yang dihinggapi lebah harus berasal dari lingkungan pertanian organik.
  • Madu Akasia madu jenis ini memiliki warna kuning muda dan memiliki aroma yang lembut. Madu jenis ini istimewa karena memiliki kandungan gula buah(fruktosa)yang tinggi, oleh sebab itu madu jenis ini selalu dalam keadaan kondisi cair.
  • Madu pohon limau Madu jenis ini adalah madu yang paling laris di pasaran, karena dia memiliki aroma yang harum dan rasa yang lezat. Warna madu pohon limau biasanya agak kehijau-hijauan.
  • Madu Heather adalah madu yang banyak dicari orang, sehingga harganya menjadi mahal. Madu jenis ini yang mamiliki warna kuning tua atau merah tua memiliki rasa yang tajam namun lembut.
  • Madu lobak mengandung glukosa dalam jumlah yang besar, sehingga madu jenis ini akan mengkristal dengan cepat. Jika madu jenis ini tidak dikeluarkan kangsung dari sarang lebahnya dan segera dikemas, ia dapat mengeras didalam sarang lebah atau bahkan rusak.
  • Madu Alfalfa Madu jenis ini berwarna amber(kekuningan)terang. Ia memiliki aroma yang harum dan cita rasa yang lembut. Madu Alfalfa tidak cepat mengkristal. Oleh sebab itu biasanya ia dijual masih dalam bentuk sarang lebah.
  • Madu Willow(pohon Syafinah)adalah sejenis pohon yang memiliki daun-daun berwarna ungu. Madu willow adalah salah satu jenis madu yang paling nikmat rasanya. Aroma madu willow juga sangat harum. Ia memiliki warna terang kehijau-hijauan. Madu jenis ini teristimewa karena tidak cepat mengkristal tidak seperti madu lobak, Oleh sebab itu madu jenis ini dapat terus cair selama bertahun-tahun.
  • Madu Eucalyptus Madu ini memiliki cita rasa yang kuat. Ia berwarna amber(kuning)muda. Madu jenis ini sangat terkenal karena khasiat yang dimilikinya, khususnya untuk mengobati penyakit dada.
  • Madu Citrus memilki warna terang dan cita rasa yang lezat. Madu ini sebenarnya berasal dari pohon lemon.
  • Madu Pohon Sikamore cirinya berupa rasa yang tidak cepat masak. Oleh sebab itu, sebaiknya madu jenis ini baru di gunakan beberapa bulan setelah diperas.
  • Madu Dandelion memiliki ciri khas warna kuning tua keemasan. Cita rasa madu tersebut sangat enak dan tajam.
  • Madu Gandum Hitam, Madu jenis ini berwarna gelap bahkan warnanya hampir hitam gelap. Sebelum di olah, madu gandum hitam mengandung sejumlah besar serbuk berwarna kuning. Cita rasanya sangat kuat. Madu Gandum hitam yang berasal dari Cina mengandung zat besi dalam kuantitas tinggi, sehingga madu gandum ini dianjurkan untuk di konsumsi oleh para penderita penyakit kekurangan darah.
  • Madu Thyme berwarna kemerahan, cita rasanya juga sangat kuat dan nikmat.

Cara Mengkonsumsi Madu

Madu merupakan obat penyembuh bagi umat manusia di muka bumi ini yang di rekomendasikan langsung oleh Allah subhanallahuwata'ala melalui ayat diatas. Dengan kata lain madu merupakan resep paling ampuh dari resep-resep yang ada di bumi ini yang diajurkan oleh Yang Maha Menyembuhkan.

Namun ternyata, mengkonsumsi madu tidak boleh sembarangan, tidak boleh asal minum agar kita dapat merasakan manfaat yang luar biasa dari madu.

Ada cara minum madu yang baik dan benar, yaitu antara lain:
  • Sebelum mengkonsumsi madu, ada baiknya jika bisa memastikan bahwa madu yang akan kita minum adalah madu asli, karena saat ini banyak beredar madu-madu yang asli tapi palsu. Yaitu tulisan pada kemasan bertuliskan Asli, namun setelah di cek ternyata palsu. Anda dapat mendapatkan madu asli tersebut di toko herbal langganan anda yang sudah Anda percayai.
  • Waktu yang paling baik untuk meminum madu adalah pada saat pagi hari sebelum sarapan dan pada malam hari saat menjelang tidur. Meskipun selain 2 waktu tersebut, madu juga tetap baik untuk dikonsumsi kapan saja. Madu yang dikonsumsi pada pagi hari dapat mencegah seseorang dari penyakit maag, karena Madu dapat melapisi dinding lambung sehingga kita tidak terkena maag.
  • Kebiasaan Rasulullah saat minum madu adalah dengan langsung mengambil madu kemudian mengulumnya dengan mulut beliau hingga madu bercampur dan lumer dengan air liur beliau. Karena madu mengandung fruktosa yang lebih baik dicampur dengan air liur mudah larut dan dicerna oleh lambung.
  • Namun jika kita merasa eneg jika langsung dikulum, bisa juga mencampur dengan air hangat, tidak panas dan tidak dingin. Karena jika air terlalu panas atau dingin dapat merusak enzim-enzim dalam madu, dan kualitas madu akan rusak/hilang.
  • Tuangkan 2-3 sendok makan, tidak ada anjuran dalam hal ini, Anda bisa menambahkan lebih, atau kurang dari itu. Ini hanya secara umumnya. Karena ini juga menyangkut selera, terlalu banyak juga ada sebagian orang merasa eneg karena terlalu manis. Selengkapnya bisa dilihat pada kemasan masing-masing madu.
  • Aduk madu dengan menggunakan sendok plastik dan usahakan tidak menggunakan sendok berbahan logam, karena sendok dengan bahan logam dapat merusak unsur-unsur penting dalam madu. Sehingga dapat mengurangi kesempurnaan kualitas madu.
  • Aduklah madu berlawanan dengan arah jarum jam. Atau searah dengan orang thawaf ketika melaksanakan ibadah haji dan umroh. Karena arah ini Insya Allah lebih baik dan menghasilkan energi positif bagi madu, sehingga khasiat madu akan lebih terasa bagi tubuh kita.
  • Membaca do’a ketika akan minum madu tersebut, sehingga madu lebih berkah dan berkhasiat untuk tubuh Anda.
  • Minumlah dengan duduk, tenang, dan tidak terburu-buru.
  • Jadikan minum madu sebagai rutinitas harian untuk membantu tubuh kita melawan serangan-serangan penyakit yang akan membahayakan tubuh kita, dan meningkatkan daya tahan tubuh/imunitas kita.
[alyanaherbal.com "Cara Minum Madu Yang Baik dan Benar" , akses 1 Okt 2014]

Minum madu lebih baik dilakukan saat perut kosong. Bisa sebelum makan, atau beberapa jam setelah makan. Bagi anak-anak, terkadang mengkonsumsi madu sebelum makan akan menghadirkan rasa kenyang, hal ini membuat anak enggan makan, atau makanan yang dikonsumsi menjadi lebih sedikit. Kalau seperti itu keadaannya, berilah madu pada anak tersebut beberapa jam setelah makan.

Madu mengandung mineral, vitamin, enzim dan lain sebagainya. Enzim di dalam madu akan rusak apabila madu dipanaskan pada suhu 60 derajat Celcius ke atas. Bagaimana dengan vitaminnya? Padahal enzim merupakan sejenis protein yang diperlukan untuk berlangsungnya berbagai proses biokimiawi di dalam tubuh. Salah satu ciri madu yang asli adalah enzim, madu mengandung enzim. Jadi, minum madu boleh dicampur ke dalam segelas air hangat atau air dingin.

Minum madu dg mencampurkan ke dalam segelas air hangat akan lebih baik, kenapa? Kalau dicampur air hangat, hanya dibutuhkan waktu tujuh menit saja sehingga dapat bercampur ke dalam sirkulasi darah. Kalau dicampur dengan air dingin? Dibutuhkan waktu 20 menit, lebih lama kan? [thecrowdvoice.com "Beginilah Cara Mengonsumsi Madu", akses 1 Okt 2014]

Dosis Dalam Mengkonsumsi Madu

  • Tidak ada dosis pasti setiap orang berbeda beda,
  • Perawatan 3 kali 1 sendok
  • Pengobatan 3- 10 kali bagaimana kebutuhan
  • Berhenti ketika mencret
Madu murni tidak ada batas kadaluarsa semakin lama semakin bagus dan semakin pekat dan berwarna hitam. Madu campuran herbal ada kadaluarsanya tergantung herbalnya. Madu dapat diberikan untuk Laki laki & Wanita, bayi, anak anak, remaja, orang tua, manula tanpa efek samping. [uwoholistik.wordpress.com "Madu (Honey)", akses 1 Okt 2014]

Cara Menyimpan Madu

Jangan biarkan madu terbuka pada udara lembab, madu bersifat higroskopis atau dapat menarik air, beratnnya akan bertambah + 33%. Panas optimum untuk tidak berfermentasi 11 o – 19 o C.  [gloryhoney.com "Cara Manyimpan Madu", akses 1 Okt 2014] Madu memiliki sifat anti bakteri yang mampu menjaganya agar tetap awet selama bertahun-tahun. Jika terkena panas, sifat anti bakteri ini akan lenyap sehingga tingkat keawetan madu akan berkuran. [kebaikanmadu.blogspot.com "Cara Menyimpan Madu Agar Tahan Bertahun", akses 1 Okt 2014]

Jauhkan dari sinar matahari, karena sinar matahari dapat menurunkan kualitas madu karena jika madu terpapar oleh sinar matahari madu akan berubah warna menjadi hitam. Hal itu disebabkan oleh oksidasi karena paparan sinar matahari. Untuk menjaga kualitas dan warna madu, sebaiknya anda menyimpannya di dalam wadah yang tertutup rapt dan terhindar dari sinar matahari. [constiti.com "Cara Menyimpan Madu Yang Benar Untuk Menjaga Kualitasnya", akses 1 Okt 2014]

Simpan madu dalam suhu ruangan/kamar (21 – 27 o C) dalam wadah kaca yang kedap udara, jangan simpan dalam lemari es untuk menghindari terjadinya pengkristalan. Madu jernih akan awet jernih apabila disimpan di tempat sejuk dan dingin. [gloryhoney.com "Cara Manyimpan Madu", akses 1 Okt 2014] Sedapat mungkin jangan menggunakan peralatan yang terbuat dari logam karena zat asam yang ada di dalam madu mungkin bisa bereaksi dengan wadahnya sehingga madu menjadi beracun dan tidak bisa dikonsumsi. Anda bisa menggunakan botol atau wadah lainnya yang dapat ditutup rapat. Sebelum memasukkan madu ke dalam wadah, pastikan wadah sudah streril dengan cara merebus atau mengukusnya kemudian didinginkan. Pastikan wadah dalam keadaan kering sebelum madu dimasukkan. [kebaikanmadu.blogspot.com "Cara Menyimpan Madu Agar Tahan Bertahun", akses 1 Okt 2014]

Untuk melelehkan madu yang mengkristal hangatkan pada temperatur 125 o F. Melelehnya dipercepat dengan mengaduk bagian pinggir yang telah meleleh. Jaga jangan sampai panas berlebihan. Udara dapat terjebak dalam madu dan merupakan gelembung udara, gelembung udara ini dapat terbentuk sewaktu-waktu. Selama madu itu tetap jernih udara yang larut dalam madu tidak begitu kelihatan. Tetapi dalam madu yang mengkristal akan terlihat garis atau bercak warna yang tidak teratur yang dinamakan frosting . Frosting ini merusak keindahan madu, meskipun kualitasnya tidak berubah. Untuk menghilangkan frosting ini madu dihangatkan. Madu mudah menyerap bau-bauan sekelilingnya. Jangan menyimpan madu bersama makanan dan bahan yang berbau tajam. [gloryhoney.com "Cara Manyimpan Madu", akses 1 Okt 2014]

Dalam penggunaannya, madu sebaiknya dituang di atas alat makan berbahan plastik. Hindari penggunaan sendok berbahan logam untuk mencegah reaksi mineral dengan madu. "Sendok dari logam akan memancing reaksi antara mineral pada madu dan alat makan tersebut," kata Ivan.

Hal ini bisa dibuktikan dengan merendam sendok semalamam dalam madu. Pada keesokan hari, madu akan berubah menjadi berwarna kehitaman akibat reaksi antara mineral dalam sendok dan madu. Karena itu, Ivan menyarankan alat makan berbahan plastik dibanding logam. [health.kompas.com "Ini Cara Menyimpan Madu Yang Benar", akses 1 Okt 2014]

Cara Mengetahui Madu Asli dan Palsu

Madu memiliki banyak khasiat untuk kesehatan, seperti mengobati berbagai penyakit ringan dan menjaga metabolisme tubuh agar tidak mudah terserang penyakit, selain madu berkhasiat untuk kesehatan, madupun sangat baik di pergunakan untuk merawat dan menjaga kecantikan agar tampil cantik secara alami. Untuk mendapatkan khasiat yang terdapat dalam madu tentunya kita harus menggunakan madu asli bukan madu yang sudah di campur. Nah untuk membedakan antara madu asli dan madu palsu yuk kita simak artikel di bawah ini.

1. Bakar Hingga Berbusa
Cara pertama untuk membedakan antara madu yang asli atau madu murni dan madu yang telah mendapatkan campuran yaitu: anda sediakan sendok, lilin dan korek api. Taruh madu yang ingin anda uji coba keasliannya di atas sendok dan bakar di atas lilin yang menyala pada bagian bawah sendoknya. Setelah itu anda akan menemukan beberapa perbedaan antara madu asli dan madu yang sudah tercampur. Ketika madu asli di taroh di atas sendok yang bawahnya sedang di bakar, maka madu asli tersebut akan mengeluarkan busa dan akan tumpah. Sedangkan madu yang sudah tercampur atau madu palsu, ketika madu tersebut mendidih busa yang di keluarkan akan lebih sedikit dibandingkan dengan madu asli.

2. Uji Coba Ke Aslian Madu Melalui Kertas
Cara untuk elakukan uji coba antara madu asli dan madu palsu yang kedua yaitu dengan cara membasahi atau melumiri kertas dengan madu asli dan madu palsu. Tentunya ketika anda melakukan percobaan tersebut andapun akan menemukan perbedaan yang cukup unik. Ketika madu asli di balurkan, kertas yang di lumuri madu asli tidak mudah robek sedangkan kertas yang di lumuri madu palsu akan mudah robek dan akan menembus ke kertas yang di lumuri madu palsu tersebut.

3. Ujicoba Keaslian Madu Dengan Korek Api
Uji coba keaslian madu yang ketiga tidak kalah uniknya seperti uji coba yang kedua. Caranya sebagai berikut: Anda masukka korek api yang telah anda sediakan kedalam madu asli, dan ketika anda gesekan korek api yang dilumuri madu, maka korek api tersebut akan tetap menyala walaupun korek tersebut basah. Tapi ketika anda memasukkan korek api kedalam madu palsu, maka ketika korek tersebut di gesekan, korek tersebut tidak akan menyala layaknya korek yang basah karena bercampur air.

4. Masukan Madu Kedalam Air
Ketika anda meneteskan tetesan madu kedalam air putih, maka yang akan anda temukan adalah madu yang menetes kedalam air putih tersebut tidak akan bercampur dengan air dan madu tersebut akan terjatuh kedalam dasar air (tidak mengambang).

5. Masukan madu asli kedalam Lemari Es
Uji coba keaslian madu yang ke lima yaitu dengan cara memasukkan madu asli kedalam lemari es, Jika madu asli yang di taro di dalam lemari es itu murni atau asli, maka madu tersebut tidak akan membeku. dan jika yang terjadi malah sebaliknya maka madu tersebut adalah madu yang telah melalui proses campuran (Palsu). [tilulas.com "Cara Membedakan Madu asli dan Madu Campuran",  akses 1 Okt 2014]

Khasiat Madu

Aktifitas mengumpulkan madu konon sudah berlangsung sejak 10.000 tahun yang lalu. Bukti yang mengandung pendapat ini adalah temuan gambar pada dinding di sebuah gua di Valensia, Spanyol. Gambar tersebut memperlihatkan dua laki-laki menggunakan tangga yang terbuat dari sejenis rumput liar sedang meraih sarang lebah berisi madu. Pada awalnya, manusia lebih memanfaatkan madu sebagai makanan. Kemudian, pemakaian madu tidak lagi terbatas hanya dikonsumsi sebagai pemanis. Berikut Khasiat Madu:

1. Madu untuk Sumber energi
Pada masa lalu, para atlet Romawi dan Yunani kuno meminum madu sebelum dan sesudah bertanding sebagai obat untuk stamina dan pemulih energi. Selama berabad-abad madu memang dikenal sebagai bahan bakar para olahragawan ini karena madu mengandung gula yang cepat diserap oleh sistem pencernaan jadi madu adalah sumber energi instan. Hingga kini, dalam dunia olahraga madu diberikan sebelum pertandingan dan sebagai pengganti karbohidrat yang digunakan pada saat latihan.

2. Madu Seefektif glukosa
Hasil riset yang dikeluarkan sebuah jurnal kesehatan menyebutkan kadar glycemic index (GI ukuran untuk mengukur dampak negatif makanan dalam gula darah) yang rendah pada madu memperlambat penyerapan gula dalam darah sehingga lebih menyehatkan sistem pencernaan dan menjamin ketersediaan karbohidrat selama berolahraga. Sementara itu, Laboratorium Nutrisi di Universitas Mempish menyatakan bahwa madu seefektif glukosa pengganti karbohidrat selama pemanasan.

3. Madu untuk Penyembuh luka
Dalam dunia pengobatan masyarakat Yunani dan Romawi memelopori penggunaan madu untuk mengobati hidung tersumbat sementara itu bangsa mesir kuno menjadi pelopor pemanfaatan madu untuk mengobati luka. Mereka membuat salep dari madu untuk mengobati luka bakar dan luka akibat tusukan benda tajam.

4. Madu Sebagai antibiotik
Setelah ribuan tahun digunakan, khasiat madu sebagai obat luka terungkap secara ilmiah. Madu bekerja sebagai antibiotik alami yang sangggup mengalahkan bakteri mematikan. Madu sangat asam sehingga tidak cocok untuk pertumbuhan dan perkembangbiakan bakteri. Madu menghasilkan hidrogen peroksida yang merupakan anti septik luar biasa. Proses osmosis di dalam madu membasmi bakteri kekentalan madu yang sedikit mengandung air menghasilkan proses osmosis menyerap air dari bakteri pada luka dan luka bakar, tak ubahnya spons menyerap air. Madu mengeringkan bakteri sehingga bakteri sulit tumbuh.

5. Madu untuk Membunuh kuman
Kandungan gizi yang luar biasa antara lain asam amino bebas dalam madu mampu membantu penyembuhan penyakit. Madu mengandung zat antibiotik yang berguna untuk mengalahkan kuman patogen penyebab panyakit infeksi. Mengikuti bangsa mesir kuno setelah menempuh kajian untuk menemukan fakta ilmiah, salep madu untuk luka kini di produksi di Australia.

6. Madu untuk Terapi
Bangsaa Mesir dikenal paling piawai meramu obat dari bahan-bahan alami. Madu termasuk dalam 500 resep obat dari 900 resep yang diketahui. Pengobatan modern yang mengacu pada terapi kuno penggunaan madu dari Mesir puas dengan hasilnya.

7. Madu untuk Mengobati borok
RS Universitas Wisconsin Medical School and Public Health misalnya, Menerapkan terapi madu bagi borok yang diderita penderita diabetes. Uji coba terhadap seorang pasien berusia 79 tahun berhasil menyembuhkan borok pada jari kakinya. Sang pasien bahkan tidak jadi diamputasi berkat terapi madu tersebut.

8. Madu untuk Antioksidan
Di Selandia Baru, terapi madu berhasil menyembuhkan lecet pada punggung pasien yang terlalu lama terbaring di ranjang rumah sakit. Di Uni Emirat Arab, terapi madu untuk luka akibat herpes bibir dan alat kelamin mempercepat penyambuhan dan mengurangi rasa sakit. Sementara itu untuk membuktikan peran madu sebagai antioksidan peneliti di Universitas California membuktikan konsumsi madu mampu meningkatkan antioksidan dalam darah. Uji coba pada tikus untuk mengkaji kemampuan madu meningkatkan penyerapan kalsium memberikan hasil memuaskan. Riset di Universitas Purdue itu menyimpulkan, konsumsi suplemen kalsium bersama madu mampu meningkatkan penyerapan kalsium oleh tubuh.

9. Madu untuk Awet muda
Mengapa Ibu Suri Kerajaan Inggris dan Ratu Elizabeth berumur panjang? Bisa diyakini, madu berperan besar dalam menjaga kesehatan sehingga membuat keduannya berumur panjang. Bagi keluarga Kerajaan inggris, sarapan madu adalah kebiasaan setiap hari mereka mengoleskan madu berkualitas tinggi pada roti. Manis alami madu digunakan di Inggris hingga pertengahan abad ke-17. Kebiasaan tersebut sempat berubah ketika gula yang dianggap lebih berkelas mulai di produksi. Namun setelah gula semakin meluas pemakaiannya tak lagi terbatas pada kalangan atas, keluarga kerajaan kembali mengkonsumsi madu. Itulah sebabnya kesehatan mereka terjaga dengan baik.

Keistimewaan Madu dalam Menyembuhkan Penyakit

Setelah dilakukan penelitian terhadap kandungan kimia yang terdapat pada madu dan berbagai macam manfaatnya, bisa dijelaskan secara ringkas keistimewaan pengobatanmenggunakan madu dari penyakit- penyakit yang menimpa tubuh manusia. Berikut ini penjelasannya.

a. Menyembuhkan Penyakit Anemia (Kurang Darah)
Madu mengandung zat-zal kimia yangsangat bermanfaat untuk menambah jumlah hemoglobin pada sel darah merah. Hal ini telah dibuktikan berdasarkan penelitian ilmiah. Jadi, dapat disimpulkan bahwa madu adalah obat yang sangat bermanfaat bagi penderita anemia.

b. Menyembuhkan Pengakit InfeksiSaluran Pernafasan
Cara penyembuhan penyakit infeksisaluran pernapasan dengan madu adalahcukup dengan menghirup larutan madu 10%(dicampur air panas) selama lima menit. Hasil penelitian ilmiah telah menetapkan bahwa persentase keberhasilan pengobatan dengan cara ini adalah 90%. Hal ini karena madu mengandung zat yang mudah menguap dan sangat bermanfaat untuk pengobatan.Demikian juga dengan persentase keberhasilan untuk menyembuhkan penyakitinfluenza.

c. Menyernbuhksn Penyakit Paru-paru (TBC)
Kita mungkin telah membaca sejarah ilmu kedokteran bahwa dahulu, Ibnu Sina telah menggunakan madu untuk pengobatanpertolongan pertama dalam mengobatipenyakit paru-paru (TBC). Begitu pun parailmuwan barat, di antaranya adalah dokter-dokter yang mengajar di Universitas Kuyaif di Ukraina. Pada tahun80-an mereka meyakini bahwa madu adalah obat mujarab untukmenyembuhkan penyakit paru-paru (TBC), radang tenggorokan, serta radang jaringan paru-paru. Pengobatan dengan menggunakan madu sungguh telah menampakkan hasil yang sangat menakjubkan, khususnya untuk menyembuhkan penyakit paru-paru (TBC) pada pertolongan pertama. Bagaimana madu itu bisa menyembuhkan penyakit? Di sisi lain, para ilmuwan belum berhasil mengetahui kandungan zat dalam madu yang bisa membunuh mikroba TBC.

d. Madu Bermanfaat untuk Otot Jantung
Madu bermanfaat bagi otot jantung dalam hal keterbatasannya saat bekerja. Untukjantung lemah, madu yang kaya akan zat gula, garam mineral, enzim, dan vitamin mampumembuat otot jantung menjadi kuat. Jadi, tidaklah salah jika madu diibaratkan sebuahapotek yang lengkap dengan obat-obatan untuk mengobati berbagai macam penyakit.

e. Menyembuhkan Gangguan Urat Syaraf
Penyakit susah tidur, pusing, dan ketegangan urat syaraf dapat diatasi denganmengonsumsi madu. Oleh karena itu, banyak orang yang merasakan kesehatannya kembali pulih setelah meminum madu.

f. Menyernbuhkan Penyakit Lambung
Madu merupakan zat yang mampu melakukan reaksi alkali. Reaksi ini bisa menetralisasi asam dengan cara membentuk garam. Dengan demikian, madu merupakan obat utama yang mampu menetralkan asam lambung dan penyakit yang ditimbulkannya, seperti infeksi lambung dan usus dua belas jari. Waktu yang paling tepat untuk mengonsumsi madu adalah saat lambung kosong dari makanan. Berdasarkan penelitian ilmiah, madu menyebabkan berkurangnya zat asam dan hilangnya nanah infeksi setelah pengobatan dengan cara diminum dalam beberapa minggu sejak masa pengobatan.

g. Menyembuhkan Penyakit Hati
Hati merupakan salah satu organ tubuh yang paling penting. Hal ini karena seluruh proses metabolisme dan reaksi metabolis terjadi di dalamnya. Tidak diketahui secara pasti zat penyembuh hati pada madu. Akan tetapi, madu meminimalkan tingkat keracunan bagian dalam tubuh yang dihasilkan hati. Yang pasti, di dalam madu terdapat bahan-bahan obat sebagian penyakit hati, seperti hati yang berminyak. Madu juga membantu perbaikan kondisi fungsi hati saat menghadapi virus radang hati.

h. Menyembuhkan Penyakit Diare Ktritis dan Disentri
Pada uraian sebelumnya, kita sudah membahas tentang adanya zat-zat pembunuhmikroba pada madu. Kita juga telah menyebutkan hadits Rasulullah saw. Yang mulia yang menunjukkan hal itu. Jadi, jelas bahwa madu adalah obat terbaik untuk penyakit-penyakit ini dan penyakit lainnya, seperti penyakit usus dan usus besar.

i. Menyembuhkan Penyakit Diabetes
Meskipun mengandung banyak zat gula,madu berkhasiat mengobati gejala penyakit gula dan komplikasinya.

Sesungguhnya, mengonsumsi zat-zat kimia selain gula berguna untuk membersihkan makanan dan minuman bagi para pasien diabetes, seperti zat sokrol yang rasanya enak. Akan tetapi, zat tersebut memiliki efek samping bagi tubuh. Oleh sebab itu, banyak para ilmuwan berusaha meneliti zat lain selain sokrol dan gula putih (gula tebu).

Banyak para ilmuwan menyebutkan bahwa para pasien diabetes jika mengonsumsi madu akan mengalami perubahan di dalam hati menjadi gula hewan/gula otot (glikogen). Setelah itu, biasanya tubuh akan mendapatkan manfaat secara alami. Terdapat perbedaan besar antara gula hewan/gula otot dengan gula anggur (glukosa). Disebutkan bahwa gula buah (sukrosa) membentuk sebagian besar madu (45%).

Pada tahun 1953, para ilmuwan Jerman: Karneim dan kawan-kawannya menyatakanbahwa 50% gula buah (sukrosa) di dalam tubuh akan berubah menjadi zat glikogen yang bermanfaat bagi pasien diabetes. Kenyataan ini sampai kepada para ilmuwan Eropa, seperti Hatsnison, Amoes, dan Toebys. Mereka menyebutkan bahwa madu obat adalah bahan pembersih makanan dan minuman terbaik. Pemberian madu kepada pasien diabetes sebanyak 20 gram saat berbuka puasa, 20 gram setelah waktu zhuhur, tanpa perubahan apa pun pada pengobatan harian mereka, tidak akan meningkatkan kadar gula darah. Madu yang digunakan harus alami, bukan sebaliknya.

Madu terbaik bagi penderita diabetes adalah madu musim panas karena lebah pada saat itu mengonsumsi manisan bunga tanpa gula putih. Adapun lebah musim dingin,mengonsumsi gula putih karena minimnya bunga pada musim dingin. Dua tokoh ilmuwan,Strews dan Ruzenfeld, menyatakan bahwa gula yang berbeda akan menghasilkan hasil yang beragam. Mengonsumsi gula buah yang sesuai dengan tubuh pasien, lebih baikdibandingkan gula anggur (glukosa) dan gula putih (gula tebu). Hal itu disebutkan pada buku Traete Biologie de L’adeille di tahun 1968.

Pada tahun 1971, di Negara Kakuta, wilayah Wisconsin, Amerika, tersebar kisah insinyur Amerika penderita diabetes. Setiap pengobatannya selalu mengalami kegagalan karena komplikasi penyakit. Para tetangga menasihatinya untuk mengonsumsi madu sebagai zat pembersih makanan dan minumannya. Dia disarankan untuk menghindari gula putih. Dia menyerahkan urusannya kepada para dokter. Akan tetapi, mereka menolaknya dan mengatakan bahwa madu akan menambah buruk keadaannya. Meskipun dicegah, dia tetap mengonsumsi madu sebagai bagian dari makanan dan minumannya. Dia mengatakan bahwa setelah mengonsumsi madu sebagai bahan pembersih makanan dan minumannya disertai penjagaan (controling), kadar gula di dalam darahnya menurun drastis dan keadaannya juga semakin membaik.

Ketika hal itu dipublikasikan, dua orang berkebangsaan Amerika (suami istri) yangmenderita diabetes beralih mengonsumsi banyak madu dan buah. Pada akhirnya, sepasang suami-istri tersebut sembuh dari penyakit diabetes. Dengan demikian, jelaslahbahwa mengonsumsi madu dan banyak buah sangat bermanfaat bagi penderita diabetes.

Dengan judul Rihlatun Ilallahi wa Rasulihi (Rihlah menuju Allah Swt. Dan Rasul-Nya) pada majalah Hadharatul Islam (Peradaban Islam), jilid lima, edisi tiga, Dr. Musthafa Siba’i menyebutkan pengalaman pribadinya ketika sembuh dari penyakit diabetes dengan menggunakan madu. Tidak hanya itu, dia menjaga makanan dengan memakan buah segar. Nyatalah sudah kebenaran hadits Rasulullah saw. yang mulia berikut ini.

“Hendaklah kalian menggunakan dua penyembuh ini, AI Qur’an dan madu.”

Berikut ini firman Allah Swt.

‘… di dalamnya terdapat obat yang menyembuhkan bagi manusia….’ (QS An Nahl, 16: 69)

Beliau mengatakan bahwa setelah lima bulan sejak mulai menggunakan aturan ini dalam pengobatan, kadar gula pada saluran kantong kemih menghilang dengan sempurna. Kadar gula darahnya berkurang drastis hingga mendekati batas alami.

Tokoh pertama yang menyatakan manfaat madu adalah Defedoerf dari Rusia pada tahun1915 M. Dia menyebutkan bahwa gula madu lebih utama dibandingkan dengan gulalainnya sebagai makanan para penderita diabetes. Gula madu mencegah zat asam padadarah. Para ilmuwan Rusia menemukan zat pada madu yang melakukan aktivitas insulindan bekerja menyembuhkan kadar gula.

Seorang ilmuwan Universitas Otawa, Kanada, menetapkan bahwa zat ini merupakan salah satu zat alkohol yang terdapat di dalam madu. Akan tetapi, mereka tidak mengenalnya lebih jauh. Di dalam madu, tersusun zat yang memotivasi aktivitas sel penghasil insulin. Insulin sendiri, secara alami dihasilkan di pankreas.

j. Mernperbaiki Aktivitas Penyakit Ginjal
Madu mengandung gula fruktosa, minyakuap, dan zat-zat organik yang banyak.Semuanya bekerja menyembuhkan ginjaldari sebagian gangguan aktivitas yang dihadapinya. Zat-zal ini sama sekali belumditemukan di dalam madu. Akan tetapi,pengamatan medis menetapkan adanya perubahan yang dirasakan saat berkurangnya aktivitas secara total dan keadaan membaik yang luar biasa saat radang mikroba terhadap kantong kemih dan saluran kantong kemih’

k. Mengandung Zat Antikanker
Para ilmuwan mengamati bahwa Penyakit kanker jarang terjadi pada peternak lebah. Mereka belum menemukan zat-zatpenyebab hal itu sehingga berkembanglah teori-teori yang menafsirkannya berikut ini.
Teori pertama mengatakan bahwa racun lebah merupakan penyebab resistensi (penghambatan) penyakit kanker bagi para peternak lebah. Hal ini didasaripada seringnya peternak disengat lebah.
Teori kedua mengatakan bahwa sesungguhnya para peternak lebah mengonsumsimadu yang mengandung kadar royal jelly yang tinggi.

Teori lainnya mengatakan bahwa penyebabnya adalah konsumsi madu yang kaya akan serbuk sari. Pendapat ini dikuatkan dengan hasil penemuan zat-zal kimia yang dihasilkan oleh lebah di atas biji-bijian serbuk sari. Madu mencegah berpencarnya sel-sel onkogen (calon kanker) di dalam tubuh si peternak. Akan tetapi, semua teori ini belum dipastikan kebenarannya.

l. Mengandung Obat Gangguan Kehamilan
Pada awal masa kehamilan, ibu hamil menghadapi rasa mual, muntah, dan berbagaigangguan pada darah. Para dokter belum menemukan obat penyembuh keadaan ini. Penelitian baru-baru ini menyebutkan bahwa ibu hamil jika mengonsumsi madu, kondisi kesehatannya akan dapat membaik. Hal ini merupakan keberanian para doktermenggunakan madu pada pengobatan. Hal itu dilakukan melalui injeksi pada urat nadidengan konsentrasi 40%”. Banyak para dokter menyarankan penggunaan madu ini sebagai makanan harian ibu hamil.

m. Menyembuhkan Penyakit Kerapuhan
Pada madu terdapat zat antibiotik pembunuh mikroba penyebab kerapuhan padamanusia. Di dalam darah, mikroba ini biasa menyebabkan penyakit kekurangan kalsium.Oleh karena itu, madu bertugas membunuh mikroba yang di dalamnya terdapat zat-zatpenurun kadar kalsium. Jelaslah bahwa madu sesungguhnya merupakan zat penguattubuh yang paling utama bagi manusia serta zat perlindungan utama dari kerapuhan.

n. Mengandung Zat yang Memperlambat PenuaanZat yang ada di dalam madu di antaranya memiliki khasiat dalam meminimalkan tingkat racun internal di dalam tubuh. Hal ini berpengaruh pada proses penuaan. Royal jelly sudah terbukti mampu memperlambat penuaan pada ratu lebah. Begitu juga pada manusia walaupun penelitian ke arah itu belum dilakukan.

o. Menyembuhkan Penyakit Mata dan Kulit
Dahulu, para dokter menggunakan madu untuk mengobati trachoma (penyakit mata) bernanah. Seiring dengan perjalanan waktu, madu tidak kehilangan fungsinya untuk mengobati penyakit mata. Para dokter mata di Aodesa dan Ukrania merupakan para tokoh motivator yang paling terkenal untuk mengobati penyakit mata dengan madu. Mereka menetapkan bahwa madu memiliki pengaruh medis yang baik untuk setiap penyakit radang kornea. Di sini, madubekerja sebagai tetesan pada mata. Penetesan mata dengan madu menyebabkan cepatnya penyembuhan pada banyak keadaan. Hal ini membuka pintu bagi para dokter untuk meneliti madu sebagai obat penting untuk seluruh penyakit mata.

Madu juga berpengaruh baik terhadap radang kulit. Kita telah membicarakan hal itu sebelumnya. Madu merupakan obat yang banyak menyembuhkan penyakit, sebagaimanayang ditemukan oleh para ilmuwan, sesuai dengan firman Allah Swt. Tentang madu berikut ini.

Produk dan Distributor Madu Asli

-sarankan produk madu asli anda disini-. Anda memiliki produk madu asli? atau anda distributor dari produk madu asli?. Sumbit atau sarankan produk dan usaha anda bersama www.zulfanafdhilla.com disini GRATIS!!!. Anda cukup membayar biaya pendaftaran Rp. 200.000,- perkonten/jasa/bisnis/agen UNTUK SELAMANYA. Apa untungnya? Jika artikel ini dicopas oleh orang lain/website/blog lain maka secara otomatis jasa atau bisnis anda terpromosi dengan sendirinya. Begitu menguntungkan bukan???. Daftarkan segera dengan menghubungi saya di laman kontak. Dan langsung segera kirimkan permohonan anda, dan kami menunggu anda untuk bergabung.

Artikle Seputar Madu


… di dalamnya terdapat obat yang menyembuhkan bagi manusia….” (QS An Nahl, 16: 69)

 Selangkah lagi anda jadi pengusaha!
  • Komentar Dengan Blogger
  • Komentar Dengan Facebook

0 komentar:

Post a Comment

Item Reviewed: Madu (Obat Sunnah Segala Penyakit) Rating: 5 Reviewed By: Zulfan Afdhilla